Penyakit Yang Menyerang Kelenjar Tiroid

Penyakit yang menyerang kelenjar tiroid -, Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwasannya kelenjar tiroid adalah adalah satu alat vital dalam menopang kehidupan kita. Pasalnya, kelenjar ini sendiri adalah produsen sekaligus tempat penyimpanan hormon yang memabantu detak jantung kita. Selain dari pada itu, ada beberapa fungsi dari kelenjar tiroid lainnya seperti mengatur suhu tubuh, mengatatur tekanan darah, dan memproses makanan mengubahnya menjadi energi. Dengan kata lain kelenjar tiroid  adalah salah satu penghasil hormon terbaik yang berdampak pada setiap sel yang ada di dalam tubuh.

penyakit yang menyerang kelenjar tiroidNamun, apabila hormon yang di hasilkan dari kelenjar ini kurang, maka manusia akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang kurang normal. Dan karena itulah, mengapa hormon triroid yang berasal dari kelenjar yang terletak di bawah  leher ini sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan anak.

Namun terkadang timbul gejala gangguan kelenjar tiroid, yang mana merupakan bentuk dari penyakit kelenjar tiroid yang diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Penyakit hasimoto
Sedikitnya hormon tiroid yang di miliki oleh seseorang menjadi salah satu dari penyebab dari hashimoto disease atau penyakit hashimoto. Pada umumnya, kondisi ini kerap di alami oleh orang yang memiliki kelainan pada kekebalan tubuh sehingga menyerang tubuhnya sendiri. Dan kekebalan tubuh tersebut secara perlahan akan mengahancurkan tiroid sehingga kemampuannya dalam menghasilkan hormon kian menurun. Gejala dari penyakit ini sangat sulit di kenali, terutama bagi penderitanya pada tahap ringan. Adapun gejala umum dari kondisi ini adalah mengalami kelelahan depresi, sembelit, berat badan yang meningkat secara drastis, kulit kering serta rambut yang kian menipis. Gejala lainnya yang mungki muncul adalah wajah pucat, menstruasi berat dan tidak teratur, tidak kuat dingin, dan juga gondongan.

2. Penyakit Grave
Jika penyakit hashimoto di sebabkan oleh kondisi hipotiroidisme, berbeda lagi dengan penyebab paling umum penyakit grave yang di sebabkan oleh hipertiroidisme. Adapun pengertian dari hipertiroidisme sendiri adalah kondisi dimana kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid secara berlebihan. Penyakit ini juga terjadi pada saat kekebalan tubuh menyerang kelenjar tiroid. Atau dalam kata lain penyakit grave termasuk ke dalam slah satu penyakit autoimun. Penyakit yang satu ini bisa terjadi pada siapa saja. Adapun faktor resiko dari kondisi ini adalah merokok, hamil dan juga stres. Adapun berbagai gejalanya adalah gelisah, cepat marah, lelah, tremor pada tangan, keringat berlebih  sulit tidur sdan diare. Selain pembesaran kelenjar tiroid, kondisi ini menyebabkan bola mata tampak menonjol sehingga permasalahan penglihatan juga terjadi.

3. Struma
Anda mungkin menegal penyakit struma dengan nama penyakit gondok (goiter). Dimana kelenjar tiroid mengalami pembengkakan namun bukan kanker. Pembengkakan sendiri terjadi dapat terkait dengan kondisi hipotiroidisme, hipertiroidisme, atau produksi hormon tiroid yang normal. Salah satu penyabab terjadinya pembengkakan pada kelenjar tiroid pada kondisi ini di sebabkan akibat kekurangan yodium. Seseorang juga akan lebih bersiko mengalami kondisi ini  jika salah satu kelurga anda pernah mengalaminya, memaki obat tertentu, terpapar radiasi, ataupun sedang hamil. Saat kondisi gondok bersifat ringan, mungkin tidak ada gejala yang cukup mengganggu. Namun jika pembengkakan terjadi cukup besar, maka dapat timbul berbagai gejala seperti sesak napas, sulit menelan, batuk dan juga suara serak.

4. Nodul tiroid
Penyakit yang menyerang kelenjar toroid selanjutnya adalah nodul tiroid. Kondisi ini terjadi jika terdapat benjolan pada kelenjar tiroid. Meski penyebabnya belum di ketahui, namun kekurangan yodium dan juga penyakit hashimoto di perkirakan sebagai penyebabnya. Nodul bisa berbentuk padat ataupun berisi cairan yang kebanyak bersifat jinak. Namun kondisi tersebut juga bisa secara tuiba-tiba berkembang menjadi kanker apabila tidak mendapatkan pengobatan secara tepat.

kebanyakan dari penderita kondisi ini tidak mengalami suatu gejala apapun. Namun jika benjolan telah nampak besar, maka gejala yang pada umumnya muncul adalah sesak napas, sulit bernapas dan nyeri. Pada beberapa kasus tertentu, nodul tiroid juga bisa menyebabkan meningatnya produksi hormon tiroid (hipertiroidisme). Jika kondisi tersebut terjadi, maka beberapa gejala lainnya akan muncul seperti halnya denyut nadi lebih cepat, nafsu makan meningkat, tremorm penurunan berat badan dan gugup. Jika kemunculan nodul di akibatkan oleh penyakit hashimoto, maka penderita bisa mengalami beberapa gejala seperti kelelahan, berat badan naik, tidak tahan cuaca dingin, rambut rontol dan mulut kering.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini seputar penyakit yang menyerang kelenjar tiroid. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan membantu menambah wawasan anda di dunia kesehatan khususnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*