Cara Mudah Membedakan Benjolan Kanker Dan Non Kanker

Membedakan benjolan kanker dan non kanker (tumor) mungkin belum banyak yang mengetahuinya. Sehingga pada saat mereka menyadari ada sebuah benjolan di bagian tubuhnya, misal benkolan di payudara, leher, kepala, selangkangan, belakang telinga ataupun bagian tubub lainnya, mereka langsung mersa khawatir dan cemas bahwa itu adalah gjala kanker. Mengingat timbulnya benjolan selalu identik dengan penyakit kanker.

cara membedakan benjolan kanker dan non kankerAkan tetapi, anda jangan terlalu khawatir dan panik secara berlebihan terlebih dahulu. Karena bisa jadi kondisi tersebut bukan mengarah pada penyakit kanker. Bahkan faktanya, hanya sekitar 15% dari benjolan yang terjadi pada tubuh kita yang bisa berkembang menjadi kanker.

Menurut ketua umumPengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia (PP OI) Dradjat Ryanto mengaskan bahwasannya selain kanker, benolan yang ter dapat pada tubuh juga bisa merupakan tumor jinak, infeksi hingga akibat sistem imun yang tengah berjuang melawan infeksi yang tak perlu di waspadai secara berlebihan. Adapun untuk mengetahui cara untuk membedakan mana benjolan yang bersifat kanker maupun tidak bisa anda simak dalam penuturan berikut ini.

Cara membedakan benjolan kanker dan non kanker pada tubuh

Meski presentase resiko benjolan pada tubuh bersifat kanker tidak tinggi, namun sangatlah penting bagi kita mengatahui ciri-ciri atau karakteristik benjolan kanker dan non kanker. Adapun menurut Dradjat Ryanto Suardi, terdapat beberapa tanda yang membedakan antara menjolan kanker dan non kanker yang diantaranya adalah sebagai berikut.

Cara pertama, lihat dari kecepatan pertumbuhan benjolan. Bejolan yang di akibatkan kanker pada umumnya lebih cepat tumbuh di banding dengan tumor maupun kondisi yang tidak berbahaya lainnya. Dalam 8-200 hari, sel-sel kanker bisa membelah dengan sangat cepat, sedangkan tumor jinak pertumbuhannya  sangat lambat. Sehingga apabila benjolan yang anda alami membesar dan di sertai rasa sakit sebaiknya anda segera memeriksakannya ke dokter.

Cara kedua, raba benjolan apa terasa padat dan keris atau tidak. Saat anda meraba sel kanker maka akan akan terasa seperti meraba tulang dalam artian keras dan padat. Sementara itu, benjolan tumor akan terasa lebih lunak. Selain itu, benjolan tumor pun bisa mengalami pergeseran apabila di tekan, tidak seperti kanker yang kaku. Hal tersebut di karenakan sel-sel kanker pada umumnya melakukan infiltrasi (penyusupan) terhadap jaringan-jaringan di sekitarnya, sehingga sulit untuk di gerakan.

Cara ketiga, periksa apakah benjolan terasa sakit atau tidak. Benjolan yang merupakan gejala kanker sering kali di sertai dengan rasa sakit. Sedangkan benjolan yang bersifat tumor tidak di sertai dengan rasa sakit.

Nah, itulah beberapa cara membedakan benjolan kanker dan non kanker di tubuh. Apabila anda mendapai benjolan di tubuh anda, anda bisa langsung memeriksakannya ke dokter atau mengonsumsi obat benjolan herbal yang mana dapat membantu mempercapat menghilangkan bebnjolan yang anda miliki. Adapun bagi anda yang berminat, anda bisa KLIK DISINI. Terimakasih telah menyimak informasi kami. Semoga apa yang te;ah kami sampaikan dapat bermanfaat bagi anda.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*