Benjolan Di Leher Dan Penyebabnya

Selamat bergabung kembali di halaman kami. Kali ini kami akan memberikan informasi seputar kesehatan mengenai benjolan di leher dan penyebabnya. baik, benjolan tersebut terletak pada bagian kiri, atas, maupun bawah leher. Yang akan kami uraikan selengkap-lengkapnya hanya untuk anda.

Benjolan Di Leher Dan Penyebabnya
Benjolan Di Leher Dan Penyebabnya

Mungkin tidak banyak orang pernah mengalami memiliki benjolan di leher. Benjolan di leher yang dimiliki seseorang akan berbeda dengan seseorang yang lainnya, seperti terasa sakit ataupun tidak terasa sakit sama sekali jika benjolan tersebut di pegang. Selain itu, teksturnyapun ada yang lembek dan ada juga yang keras. Perbedaan tersebut di karenakan faktor penyebabnya yang berbeda-beda.

Baca juga: Penyebab Dan Penanganan Benjolan Di Ketiak

Penyebab benjolan di leher

Pada umumnya benjolan yang terdapat di leher tidak berbahaya, namun anda harus tetap melakukan pemeriksaan jika benjolan tersebut terasa sakit dan tak kunjung reda setelah selang beberapa waktu, karena ada kemungkinan benjolan tersebut merupakan gejala penyakit yang cukup serius. Untuk lebih memperluas wawasan kita, mari kita mengetahui beberapa penyebab adanya benjolna di leher.

  • Pembengkakan kelenjar tiroid. Kelenjar yang berada di leher dan tepat di tenggorokan anda dan bentuknya mirip dengan kupu-kupu, itulah yang dinamakan kelenjar tiroid. bisanya kelenjar ini tidak terlihat, namun di karenakan beberapa sebab kelenjar tersebut membengkak dan meimbulkan benjolan di leher atau yang sering kita kenal dengan gondok. Pembengkakan tersebut bisa di akibatkan karena beberapa hal di antaranya, karena kekurangan yodium, kelenjar terlalu aktif ataupun kurang aktif, bahakan bisa karena adanya sel kanker pada kelenjar tersebut.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening. jika benjolan di leher di sebabkan karena terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening yang terletak di leher, maka biasanya benjolan akan hilang dengan sendirinya seiring membaiknya kesehatan anda. Biasanya pembengkakan tersebut terjadi ketika tubuh mengalami infeksi. infeksi tersebut meliputi infeksi tenggorokan, infeksi gigi, pilek, campak, TBC, autoimun (lupus), dan sifilis.
  • Kista. Anda tidak perlu hawatir jika benjolan di leher anda di sebabkan karena kista jinak. Anda dapat mengetahui bahwa benjolan tersebut kista jinak dengan cara anda memegang dan mengusap benjolan di leher anda, jika betuknya kecil dan teraba seperti sebuah kacang serta dapat bergeser di bawah kulit jika di tekan, nah bisa jadi benjola tersebut adalah kista jinak. Kemungkinan benjolan tersebut dapat hilang dengan sendirinya tanpa bntuan pengobatan sekalipun.
  • Batu di kelenjar ludah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan benjolan pada leher. hal tersebut di sebabakan karena bahan kimia yang terdapat pada air liur mengendap dan membentuk batu kecil. Penanganan medis dapat di jadikan pilihan untuk mengatasi batu di kelenjar ludah ini.
  • Skin tag atau pertumbuhan kulit yang berlebihan. Kondisi ini umum terjadi terutama penderita diabetes, obesitas, wanita hamil dan orang yang sudah lanjut usia. Skin tag ini muncul ketika kulit sering mengalami gesekan denga kulit yang berada di bagian lain ataupun bergesekan dengan pakaian, lalu klitpun ditumbuhi dengan daging berwarna kecoklatan yang mirip dengan kutil. kondisi ini umumnya tidak terasa sakit, tidak berbhaya dan bisa hilang dengan sendirinya.
  • Kanker. Benjolan yang terdapat pada leher juga kemungkinan bisa di sebabkan oleh kanker. Anda beresiko tinggi memiliki benjolan yang bersifat kanker jika anda menjalani pola hidup yang tidak sehat seperti pecandu rokok dan suka mengkonsumsi minuman keras. Biasanya kanker mulut, tenggorok, pita suara dan lidah akan terus menyerang mereka yang meruskan kebiasaan buruk tersebut. Resiko terkena kanker tersebutakan lebih tinggi pada orang yang bersia 40 tahun ke atas. Selain itu, benjolan di leher juga dapat di jadikan sebagai pertanda anda mengidap leukimia (kankeer sel darah putih), kanker payudara, atau kanker paru-paru, apabila benjolan tersebut tersa sakit dan tak kunjung hilang setelah selang waktu yang cukup lama. jika anda menalami gejala-gejala tersebut maka hendaklah segera menemui dokter.

Apa yang anda harus lakukan ?

Jika anda memiliki benjolan pada leher, dan ingin mengetahui apakah benjoal tersebut berbahaya atau tidak, maka yang harus anda lakukan yaitu cobalah perhatikan benjolan tersebut dengan seksama, dan apakah anda memiliki benjolan dengan kriteria sebagai berikut :

  • Benjolan tak kunjung kempes hinggga lebih dari satu bulan.
  • Terlihat terus membesar.
  • Terasa mengeras dan tidak bergerak jika di tekan.
  • Dsertai dengan demam, sesak napas, nyeri dan sulit menelan, terjadi penurunan berat badan yang cukup signifikan, peningkatan denyut jantung, suara serak, adanya darah pada air liur, atau terdapat perubahan pada kulit.

Apabila anda memiliki benjolan di leher dengan kriteria di atas maka anda harus segera menghubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena ada kemungkinan benjolan tersebut merupakan tanda gejala penyakit yang cukup serius.

Mungkin dokter akan menyarankan beberapa tes yang harus anda jalani, untuk mengetahui secara pasti penyebab benjolan pada leher anda. Beberapa tes yang mungkin anda jalani di antaranya tes darah, tes HIV, X-ray, USG, MRI serta biopsi.

Setelah penyebabnya diketahui dengan pasti, dokterpun akan melakukan pengobatan yang tepat untuk mengatasi benjolan pada leher anda.

Baca juga: Penyebab Dan Resiko Penyakit Limfoma

Meskipun pada umumnya benjolan pada leher tidak berbahaya, namun sangat tepat sekali jika anda memeriksakan diri ke dokter apabila menemui kejanggalan pada benjolan di leher anda tersebut, karena deteksi dini dapat mencegah anda dari benjolan yang bersifat mematikan.

Posted by: http://thebesthealthcaretemplate.com/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*